Kenggotaan CCM

Menjadi anggota CCM Indonesia merupakan sebuah komitmen untuk bekerja secara sukarela. Keanggotaan CCM terdiri dari 25 kursi (25 anggota dan 25 alternate) yang mewakili sektor pemerintah, development partners dan NGO.

Idealnya anggota CCM dari perwakilan pemerintah harus merupakan entitas publik yang berhubungan/relevan dengan penanggulangan AIDS, TB & Malaria serta Sistem Penguatan Kesehatan di Indonesia, hal tersebut juga berlaku untuk Development Partners. Sementara itu untuk perwakilan NGO, harus diambil dari orang yang hidup dengan HIV/TB dan Malaria, populasi kunci berdasarkan epidemiologi, HAM dan jender, profesional, akademisi, organisasi berbasis agama, sektor swasta, dan organisasi lain terkait kesehatan.

Alternate dari perwakilan pemerintah dan development partners, dipilih dari institusi yang berbeda dengan ‘anggota’ yang diwakilinya, sebaliknya untuk perwakilan dari NGO harus dipilih berdasarkan proses yang trasparan dan terdokumentasi.

 

Keanggotaan CCM

Setiap orang dari lembaga pemerintahan ataupun development partners berhak mewakili lembaganya sebagai anggota CCM atau alternatenya dengan sistem penunjukan dilakukan oleh lembaga tempat mereka bekerja. Untuk NGO, setiap anggotanya berhak untuk mewakili organisasinya, dengan memperhatikan keterwakilan dari orang-orang yang hidup HIV AIDS, TB dan Malaria, populasi kunci berdasarkan epidemiologi, HAM dan jender.

Perwakilan dari Principle Recipients (PR)/Sub Recipients (SR) dapat merangkap menjabat di dalam CCM dan harus tunduk terhadap CCM Conflict of Interest.

 

Periode Keanggotaan CCM

Setiap anggota/alternate CCM dianjurkan untuk menjabat selama 2 periode (1 periode kepengurusan CCM berlangsung selama 2 tahun) kepengurusan secara berturut-turut. Untuk perpanjangan keanggotaan, diharuskan untuk mempertahankan minimal 30% dari total anggota/alternates aktif yang ada.

 

Berakhirnya Keanggotaan CCM

Pada kondisi normal, keanggotaan CCM berakhir setelah 2 periode kepengurusan yang berurutan, namun begitu anggota/alternate CCM dapat mengundurkan diri atau bahkan diminta mundur, contohnya jika terjadi konflik kepentingan.

 

Kerangka Acuan Kerja CCM

Setiap anggota/alternate CCM harus menghormati dan mematuhi CCM governance manual, serta kebijakan, panduan ataupun keputusan CCM lainnya yang telah disepakati bersama. Anggota/alternate CCM juga harus setuju untuk dapat menghadiri dan berpartisipasi dalam semua kegiatan CCM, secara bebas berbagi pengalaman yang berkaitan dengan kerja CCM, serta memberikan umpan balik terhadap semua pertimbangan dan keputusan yang diambil oleh anggota dan pemangku kepentingan CCM.

Semua anggota dan alternate CCM memiliki hak yang sama, yaitu:

  • Diperlakukan sebagai mitra kerja yang setara dan memiliki hak yang sama dalam memberikan pendapatnya
  • Berpartisipasi di dalam semua diskusi dan kegiatan CCM
  • Menyetujui atau menolak proposal yang akan diajukan CCM ke The Global Fund
  • Memberikan suara bagi setiap keputusan yang dibuat oleh CCM Pleno
  • Menominasikan anggota maupun alternate CCM untuk jabatan ketua dan wakil ketua CCM
  • Menerima alokasi transportasi standar untuk biaya perjalanan dinas saat menghadiri rapat, kunjungan lapangan serta kegiatan CCM lainnya
  • Menerima honorarium atau pembayaran dalam bentuk lain terkait partisipasinya untuk CCM