DANA HIBAH MALARIA

Sejak tahun 2000 negara-negara dengan kasus malaria tertinggi secara drastis meningkatkan usaha penanggulangan penyakit tersebut. Sebagai hasilnya, angka kematian karena malaria turun hingga 26% dan kasus malaria berkurang hingga 17%. Usaha keras dan berkelanjutan kemudian amat dibutuhkan untuk mempertahankan capaian serta meningkatkan cakupan upaya pencegahan di area penyebaran malaria termasuk di Indonesia. Dengan dukungan dari Global Fund sejak tahun 2003, Indonesia telah meningkatkan usaha pengendalian malarianya secara lebih intensif lagi dengan berfokus di Indonesia bagian timur. Dengan dana hibah yang didapat, inisiatif yang dilakukan mencakup peningkatan kapasitas staf kesehatan, memperluas jangkauan dan peningkatan kualitas vektor kontrol melalui penyemprotan insektisida di dalam ruangan maupun pembagian kelambu berinsektisida, pengadaan & perlengkapan, peningkatan kualitas diagnosis dini dan penanganan yang tepat, juga pengadaan screening malaria bagi ibu hamil.

 

Dari tahun 2003 hingga 2014, dana hibah yang diberikan Global Fund kepada Indonesia telah mencapai sekitar US$198.545.070. Dana ini diimplementasikan oleh dua institusi berikut sebagai Principle Recipients (PR) dana hibah Global Fund untuk Indonesia:

  1. Direktorat Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) – Dirjen Pengendalian Penyakit & Penyehatan Lingkungan (P2PL), Kementerian Keseharan RI
  2. PERDHAKI

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai dana hibah Global Fund untuk Indonesia dapat dilihat di sini

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan principle recipients dana hibah Global Fund untuk malaria di Indonesia dapat dilihat di:

P2B2

PERDHAKI